Sabtu, 20 Februari 2016

HAMBAR....



Saat ini aku sedang berusaha melupakan sesuatu, memang sulit melupakannya karena semua berawal dari proses dan berakhir kecewa. Kecewa terhadap sesuatu yang tidak pantas di kecewakan apalagi cemburu. Jika dia menolakmu tinggalkanlah, pergilah menjauh karena mungkin itu adalah sesuatu yang di harapkannya.
Setiap orang mempunyai harga diri yang selalu di jaga, begitupun dengan aku. Aku tidak mungkin mengejar dia yang sudah berjalan jauh tanpa menungguku, mungkin itu adalah pertanda bahwa kehadiranku tidak diinginkan.  Rasanya memang hambar... hambar..hambar.. dan hambar..
Tapi bersabarlah, ketika satu orang pergi meninggalkanmu percayalah bahwa sebenarnya masih ada orang lain yang berusaha meraih tanganmu di belakang. Sampai akhirnya aku menengok kebelakang  berharap ada orang lain yang mengerti untuk mengubah rasa hambar itu menjadi manis dan gurih. Aku tidak berharap dia yang sudah berjalan jauh datang kembali kepadaku karena sejak saat itu aku sudah tidak bisa mempercayainya lagi. Aku hanya percaya dengan orang yang sudah lama aku kenal, orang yang tidak pernah menyakitiku, orang yang tidak pernah meninggalkanku dan orang selalu berusaha memegang tanganku erat untuk melangkah bersama.
Dia orang yang pantas untuk aku lupakan dan orang yang tidak pantas aku harapkan, karena ketika aku mengharapkannya aku sudah melupakan seseorang yang dari dulu mengharapkanku. Aku berusaha pergi jauh menghilang dari bayangannya dan berharap tidak akan pernah memimpikannya lagi. Biarkan dia pergi jauh sendiri dan menemukan burung cantik lainnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar