Saat ini aku
sedang berusaha melupakan sesuatu, memang sulit melupakannya karena semua
berawal dari proses dan berakhir kecewa. Kecewa terhadap sesuatu yang tidak
pantas di kecewakan apalagi cemburu. Jika dia menolakmu tinggalkanlah, pergilah
menjauh karena mungkin itu adalah sesuatu yang di harapkannya.
Setiap orang
mempunyai harga diri yang selalu di jaga, begitupun dengan aku. Aku tidak
mungkin mengejar dia yang sudah berjalan jauh tanpa menungguku, mungkin itu
adalah pertanda bahwa kehadiranku tidak diinginkan. Rasanya memang hambar... hambar..hambar.. dan
hambar..
Tapi
bersabarlah, ketika satu orang pergi meninggalkanmu percayalah bahwa sebenarnya
masih ada orang lain yang berusaha meraih tanganmu di belakang. Sampai akhirnya
aku menengok kebelakang berharap ada
orang lain yang mengerti untuk mengubah rasa hambar itu menjadi manis dan
gurih. Aku tidak berharap dia yang sudah berjalan jauh datang kembali kepadaku
karena sejak saat itu aku sudah tidak bisa mempercayainya lagi. Aku hanya
percaya dengan orang yang sudah lama aku kenal, orang yang tidak pernah
menyakitiku, orang yang tidak pernah meninggalkanku dan orang selalu berusaha
memegang tanganku erat untuk melangkah bersama.
Dia orang yang pantas untuk aku lupakan dan orang yang tidak pantas aku harapkan, karena
ketika aku mengharapkannya aku sudah melupakan seseorang yang dari dulu
mengharapkanku. Aku berusaha pergi jauh menghilang dari bayangannya dan
berharap tidak akan pernah memimpikannya lagi. Biarkan dia pergi jauh sendiri
dan menemukan burung cantik lainnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar