Sedih sih yah, ketika kita sudah
tidak di percaya lagi oleh orang lain padahal kita sudah berusaha sebaik
mungkin melakukan semuanya sesuai dengan kemampuan kita. Hanya saja dalam
pelaksanannya banyak kendala yang tidak bisa kita kendalikan.
Sama halnya seperti hari ini,
mungkin Tuhan sedang mencubitku agar tidak terlalu sombong dengan apa yang
sudah kumiliki, mungkin tuhan sedang mengingatkanku agar terus belajar dan
tidak berpuas hati. Tuhan itu maha sayang, dia menyayangi semua makhluknya.
Hari ini banyak orang yang
mempertanyakan kemampuan yang dulu sempat aku sombongkan, aku jadi teringat
kisah “Pada Zaman Dahulu” ada seekor ayam jantan yang memiliki suara merdu
sehingga banyak ayam betina yang menyukai dan rela melakukan apa saja, mereka
rela mencari makanan dan memberikannya kepada ayam jantan yang memiliki suara
merdu tersebut. Kemudian datanglah ayam jantan lainnya dan menantang ayam
jantan yang memiliki suara merdu tersebut untuk menentukan sebenarnya siapa ayam
yang paling memiliki suara merdu sehingga pantas untuk di idolakan oleh ayam
betina dan ayam yang lainnya. Akhirnya ketika mereka melakukan duel ayam jantan
yang memiliki suara merdu tidak bisa berkokok dengan merdu seperti biasanya
seketika suaranya menjadi sumbang dan jelek, akhirnya semua ayam yang
mendengarnya menutup telinga karena tidak ingin mendengar suara berkokok ayam
jantan tersebut. Akhirnya dia pergi kehutan karena malu. Dari kisah tersebut
aku belajar bahwa kita tidak sombong dengan kelebihan/bakat/kemampuan yang kita
miliki.
Sekarang Tuhan sedang
mengingatkanku, pada awalnya banyak orang yang sedang dan mengakui kemampuan
yang ku miliki tapi sekarang mereka semua mempertanyakannya. Aku sadar, mungkin
semua ini karena kesalahanku yang tidak ingin belajar lebih lanjut, padahal
jika di asah kemampuan yang ku miliki pasti akan lebih, karena pada dasarnya
apa yang ku punya tidak berdasarkan ilmunya, jadi pantas banyak orang yang mempertanyakan.
(IlmaTan)





